0

Jembatan Emas, Ikon Baru Pulau Bangka yang Berhiaskan Lampu LED

Diresmikan pada 29 Desember 2017, Jembatan Emas menjadi salah satu landmark dan tempat wisata favorit di Pangkalpinang. Jembatan yang awalnya bernama Baturusa II tersebut dilengkapi teknologi canggih seperti LED hingga CCTV serta fasilitas playground terbesar di Indonesia. Para wisatawan yang liburan di Pangkalpinang pun sampai sengaja menyewa kamar hotel di Pangkalpinang dekat Jembatan Emas supaya lebih mudah menjangkaunya.

Jembatan kebanggaan warga Pangkalpinang

Anda yang pertama kali mendengar Jembatan Emas mungkin berpikir kalau jembatan tersebut memakai emas sebagai salah satu material utama. Faktanya, kata “emas” diambil dan disingkat dari nama Bapak Pembangunan di Bangka, yakni Gubernur Eko Maulana Ali-Syamsudin Basari yang memimpin Kota Pangkalpinang pada periode 2012-2017. Sayangnya, beliau meninggal sebelum masa jabatannya berakhir.

Jembatan Emas yang lantas menjadi ikon Pulau Bangka dan kebanggaan warga Pangkalpinang ini sudah dibekali teknologi bascule yang memungkinkannya menutup dan terbuka saat ada kapal-kapal kapal melintas di sekitar pelabuhan. Fungsi lain dari Jembatan Emas ini adalah penghubung antara kota Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka.

Lampu-lampu LED yang menghiasi jembatan menjadi daya tarik utama yang membuatnya terlihat semakin memukau di malam hari. Banyak penduduk lokal maupun wisatawan dari luar Pulau Bangka yang mengabadikan momen di Jembatan Emas dengan latar kerlap-kerlip lampu LED tersebut.

Mau ke pantai? Dari Jembatan Emas, ada sejumlah pantai indah yang bisa Anda kunjungi. Misalnya saja, Pantai Air Anyir dan Pantai Pasir Padi. Ada pula PLTU Air Anyir sebagai pusat pengelolaan energi berbasis uap. Anda juga tidak akan kesulitan mencari makan dan minum, sebab ada tempat makan di sekitar Jembatan Emas yang dapat disambangi. Manfaatkan peluang tersebut buat mencicipi kuliner khas Bangka yang nikmat.

Fasilitas dan akses menuju kawasan Jembatan Emas

Sejumlah fasilitas disediakan agar pengunjung dapat merasakan pengalaman terbaik saat berkunjung ke Jembatan Emas tersebut. Salah satu contohnya adalah CCTV di jembatan yang berfungsi untuk menunjang keamanan. Dengan begitu, wisatawan akan merasa nyaman selama beraktivitas di sana. Pembangunan dermaga di sekitar Jembatan Emas pun diharapkan membantu pemerintah provinsi meningkatkan kinerja sektor pariwisata maupun perekonomian.

Dengan panjang mencapai 785 meter dan lebar 23 meter, Jembatan Emas membentang di atas aliran Sungai Pangkal Balam. Akses menuju jembatan ini pun terbilang mudah, karena berada di wilayah yang strategis seperti Ketapang dan Pangkalpinang.

Untuk mengunjungi ikon Pulau Bangka ini, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi publik. Itu di ulasan tentang Jembatan Emas. Selamat berkunjung, ya!

karim6000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *